Kamis, 30 Desember 2021

DI TEMANI KUPU-KUPU

Hari ini saya jualan, jualan pentol salah satu makanan yang merakyat karena harganya yang murah dan terjangkau, hanya dengan 5 ribu perak sudah dapat sebungkus pentol campur somay dan tahu bakso dengan guyuran saos kacang agak pedas. Membuat perut para pembeli jadi kenyang dengan porsi yang pas dan bahan yang lebih sehat dan higienis. Sudah berjalan hampir dua bulan ini saya jualan pentol, dengan nama pentol BRD. Saya menggunakan motor verza buat jualan pentol, karena hanya punya motor itu. Dengan sedikit rombong yang saya modif biar pas. Saya jualan di pinggir jalan di bawah pohon besar dekat masjid. Suasana disitu cukup rindang dan nyaman.

***

Sejak risen dari karyawan beralih jadi jualan di pinggir jalan. Mau melamar kerja lagi terhalang diskriminasi vaksin. Ya sudahlah mau gimana lagi, hanya ini yang bisa saya lakukan saat ini. Suka duka jualan di pinggir jalan sudah saya lalui dengan doa, sabar, dan ikhlas. 

***

Saat jualan sendirian yang merepotkan adalah saat lagi kebelet, bisa kebelet kencing atau berak. Untung saja tempat saya jualan dekat masjid, jadi bisa saya tinggal sebentar. Kadang saya sempat kuatir dengan masalah keamanan, takut nya ada yang mencuri barang-barang jualan saya. Atau bahkan memasukkan racun kedalam dandang pentol saya. Bisa jadi masalah besar kalau itu sampai terjadi. Makanya saya selalu mengunci dandang jualan saya dengan rantai dan gembok saat saya tinggal ke masjid. Saos-saosnya saya masukkan sebentar ke kotak penyimpanan lalu saya gembok juga. Semua itu demi keamanan buat para pelanggan. Soal preman yang suka malak, alhamdulillah aman tidak ada preman.

***

Belum lagi kalau musim hujan, harus siap kebasahan dan omset yang menurun drastis. Ya begitulah kadang ramai kadang juga sepi. Saat jualan saya juga menghafal lalu lalang orang yang lewat situ. Ya orang-orang itu dengan kegiatannya masing-masing, ada yang numpang tidur di masjid sekalian mandi, ada penjual jamu, tukang rosok, juga penjual jajanan tradisional yang naik sepeda tua karatan. Saya hafal betul jam operasional mereka lewat situ.

***

Saya waktu jualan kadang teman-teman mampir silih berganti menemani. Hari senin si A, hari selasa si B , tetapi mereka semua tidak bisa saya harapkan kehadirannya setiap waktu, jadi ya tidak pasti. Pas teman-teman menemani saya jualan ya hati saya bisa agak tenang dan senang. Bisa untuk mengobrol mengusir kesepian di tengah lalu lalang kendaraan yang lewat. Tetapi pas lagi tidak ada yang mampir saya hanya bisa tingak-tinguk sendirian, kesepian sudah jelas tapi tidak seburuk yang lalu. 

***

Saat jualan sendirian di siang hari yang cerah pandangan saya tertuju melihat di depan jalan raya, di tengahnya ada pembatas jalan yang di tanami bunga oleh pemkot, juga di sekitar sini banyak pohon besar yang rindang. Banyak kupu-kupu yang hilir mudik terbang kesana kemari mencari madu di bunga-bunga yang ada di pembatas jalan juga di pepohonan pinggir jalan. Kupu-kupu itulah yang menemani saya jualan saat kesepian datang. Membuat saya semangat lagi menjalani hidup di tengah ekonomi yang sulit ini. 

***

Saya perhatikan para kupu-kupu itu juga bekerja sendirian mencari madu yang di sediakan alam di bawah teriknya matahari. Sayap mereka yang bersinar terkena sinar matahari, dengan bermacam warna nya, melambangkan kebebasan sempurna yang membuat saya tetap bersemangat dan bersyukur menjalani hidup ini.

SEMUA TERGANTUNG OMSET DAN ORDERAN

Banyak orang yang menganggap jualan itu enak dan mudah, walaupun mereka belum pernah menjalaninya. Memang ada benarnya jualan itu enak dan mudah jika omset nya stabil bahkan naik. Apalagi kalau permintaan pasar naik drastis, sungguh sangat senang sekali. Tetapi kalau omset menurun bahkan tidak ada, itu yang membuat kepala agak pusing. Perputaran uang jadi terhambat, orderan sepi. 

***

Mungkin itu tidak jadi masalah bagi para pemodal besar, tapi untuk sekelas pedagang kaki lima ini masalah yang berat. Belum lagi masalah ekonomi yang melemah di negara ini. Tapi saya salut dengan pedagang kaki lima, panas terik hujan deras, mereka tetap berjuang sekuat tenaga biar omset mereka stabil untuk menghidupi keluarga.

***

Maka dari itu pentingnya hidup sawang sinawang. Yang karyawan melihat pedagang jadi kepingin jualan, begitu sebaliknya yang pedagang pengen jadi karyawan lagi. Jangan cuma mikir enaknya saja, semua ada plus minus nya.

***

Pada dasarnya memang semua pekerjaan di dunia ini adalah jualan, cuma bedanya jualan barang sama jualan jasa. Pabrik besar pun juga demikian, membutuhkan jasa karyawan untuk jualan barang dalam jumlah besar. Tapi semua itu tetap di tentukan oleh omset dan orderan. Jika keduanya tidak berjalan mulus, siap-siap buat para karyawannya untuk tersingkir. 

***

Yang bisa di harapkan saat ini hanyalah doa. Meminta kepada Allah SWT agar kita semua diberi kelimpahan rezeki. Jadi kita tidak perlu lagi kuatir akan hari esok mau makan apa, bisa membeli apa saja kebutuhan kita, tanpa takut kekurangan dan kehabisan uang. 

Minggu, 12 Desember 2021

KOMPOR DI SEKITAR KITA

Bagaimana tidak sebel coba, saat kita jatuh dalam posisi terpuruk tapi orang-orang disekitar kita seperti orang tua, saudara, teman, tetangga malah manas-manasin, banding-bandingin kita dengan orang lain yang hidupnya kelihatan enak di mata dia. Biasanya yang sering melakukan itu adalah tetangga sekitar. Rasa-rasanya pengen banget ngasih pelajaran tatakrama pada orang-orang tersebut. Biar mereka tau dan memahami posisi kita sekarang.

***

Mereka selalu sok tau membanggakan pekerjaan dan gaji bulanan orang lain, dan yang orang lain punyai, tanpa memandang proses dan asal usulnya. Kalau orang bijak akan selalu menerapkan filosofi sawang sinawang dalam hidupnya. Agar tidak menimbulkan permusuhan dengan orang-orang sekitarnya. Juga agar lebih bersyukur kepada Allah SWT.

***

Omongan mereka sangat-sangat panas di kuping dan tidak sesuai fakta tapi berdasarkan katanya, dan cuma menerka-nerka atau mengira-ngira. Yang penting tujuan mereka untuk membuat kita emosi dan pesimis berjalan sesuai rencana.

***

Biasanya mereka orang-orang brengsek yang suka manas-manasin, banding-bandingin orang, dia sendiri hidupnya pasti amburadul atau berantakan. Kalau tidak terjerat utang, gali lobang tutup lobang, togel, tipu-tipu, kena tipu dan masih banyak lagi karma lainnya.

***

Kalau bisa kita yang lagi posisi jatuh terpuruk sabar saja kalau kena omongan orang-orang ini. Jangan emosi atau main pukul sembarangan yang justru merugikan kita sendiri. Balaslah dengan halus dan elegan. Bisa menggunakan kata-kata atau pembuktian. Atau biar tidak panjang lebar kena omongannya, kita sudahi saja dengan alasan mau berak. Biar dia cepat pulang.

Sabtu, 27 November 2021

PENTOL BRD MADIUN



Monggo mampir geis yang mau ke arah utara, PENTOL BRD depan masjid pg rejo agung. Buka setiap hari jam 9 pagi sampai jam 2 siang. Jumat libur.


Menu pentol nya :

- Pentol besar isi puyuh = Rp. 1000

- Pentol besar isi sosis = Rp. 1000

- Pentol kecil = Rp. 1000 dapat 4

- Pentol tahu besar = Rp. 1000

- Somay = Rp. 1000


Menu sambel nya =

Saos , kecap, saos kacang , sambel pedes.


Pentolnya bikin sendiri , blender sendiri dari daging ayam, bukan jeroan sapi ya. 

Insya Allah lebih sehat , halal dan higienis. 

Harga cuma Rp.5000 an geis.

Rabu, 17 November 2021

Terjerat Keadaan

Ingin rasa nya saya kembali ke masa lalu, memberi tau diri saya di masa lalu, bahwa hidup ini penuh kelicikan dan ketidak adilan. Agar diri saya di masa lalu sadar bahwa di masa depan, prestasi di sekolah tidak akan berguna melawan kelicikan dan ketidak adilan. Percuma saja bersekolah rajin, kalau kelulusan hanya di tentukan tiga hari. Terus apa guna nya semua itu. Setelah lulus mencari kerja juga susah, tanpa ada nya jalur VIP.

***

Tau begitu dulu saya tidak akan rajin ke sekolah, lebih baik seimbang dengan membolos dan melakukan kesenangan sepuasnya. Tapi ya sudahlah, memang begini lah realita dunia yang terjadi. Saat ini umur semakin bertambah, belum lagi generasi yang baru lulus bertumpuk-tumpuk menunggu untuk rebutan pekerjaan. 

***

Saya tidak menyesali keputusan yang telah saya ambil. Hanya saja kadang saya kangen momen-momen bersama teman-teman yang dulu nya tidak bisa akrab, terus bisa menjadi akrab. Giliran sudah akrab di pisahkan keadaan, sedihnya bukan main. Mungkin selanjutnya hanya bisa bertemu lewat mimpi. Dan mulai lagi mencari teman baru yang sejiwa dengan saya, untuk menghadapi dunia yang penuh kelicikan dan ketidak adilan ini.

Selasa, 19 Oktober 2021

Cara Pemilihan Presiden Yang Adil Dan Super Hemat

Sudah biasa kalau di Indonesia ini saat pemilihan presiden tiba, ada pihak-pihak tertentu yang meraup untung dari momen itu. Mulai dari tim sukses dan yang lainnya pastinya membutuhkan biaya yang banyak. Apalagi kalau sampai menyerap uang negara begitu banyak, akan lebih baik kalau uang negara dipergunakan untuk kemakmuran seluruh rakyat indonesia.

***

Saya punya saran agar pemilihan presiden menjadi adil dan hemat uang negara. Sarannya adalah setiap calon presiden harus menguasai permainan catur. Selain menguasai wawasan kenegaraan, dan sumpah perjanjian tidak akan korupsi, juga yang terpenting adalah sikap dalam mengambil keputusan setiap calon presiden dalam menyelesaikan masalah negara nantinya saat sudah memimpin. Setelah itu mereka para calon presiden akan di pertandingkan dalam turnamen catur. Dan di siarkan di seluruh chanel tv indonesia agar semua rakyat menonton. Mereka para calon presiden tidak perlu lagi mengeluarkan uang untuk membeli suara rakyat. Karena fakta akan berbicara siapa yang jenius dan tepat dalam mengambil keputusan dia lah yang menang dan akan memimpin indonesia tercinta ini.

***

Dengan begitu uang negara akan lebih hemat, dan bisa dipergunakan untuk kebaikan yang lain untuk rakyat. Dengan kompetisi catur yang adil untuk pemilihan presiden, juga akan mengurangi preman-preman ataupun mafia-mafia yang mencari untung sepihak dengan menjual suara rakyat. Metode kompetisi catur ini juga bisa diterapkan untuk pemilihan pemimpin-pemimpin lain seperti lurah, camat, kepala desa, dll. 

Sabtu, 02 Oktober 2021

Pengangguran Kadang Bermanfaat Bagi Orang Lain

Kebanyakan orang melihat seorang pengangguran bagaikan sampah masyarakat yang rendah. Tidak bernilai dan tidak berarti apa-apa. Mereka memang saat ini tidak punya banyak uang yang bisa di banggakan. Tetapi bagi sebagian orang, mereka sangat membutuhkan seorang teman pengangguran, dengan berbagai alasan. Seperti tempat curhat ketika ada masalah di tempat kerja. Teman pengangguran akan setia mendengarkan keluh kesah orang tersebut. Bahkan tak jarang teman pengangguran juga memberi kan solusi dan semangat yang bisa menenangkan hati orang yang curhat tersebut.

***

Selain tempat curhat dan berbagi unek-unek, teman pengangguran juga bisa membantu yang lain. Seperti mengantarkan temannya ke toko bangunan, dan membantu angkat-angkat yang mau di beli. Bisa juga kaum pengangguran membantu orang-orang rumah, untuk mengantar ke pasar, mengajak main keponakan, dsb.

***

Jadi jangan memandang rendah kaum pengangguran, kita semua sama hanya berbeda posisi saat ini. Mereka saat ini memang tidak punya uang lebih, tetapi mereka selalu di rumah, selalu ada waktu kosong untuk membantu siapa saja yang membutuhkan. Entah itu teman, keluarga, bahkan tetangga. Mungkin suatu saat mereka tidak menganggur lagi. Bisa kerja lagi di tempat lain atau mungkin berwirausaha sendiri. Kalau mereka para kaum pengangguran sudah pada sibuk, siapa lagi yang bisa membantu ???

Selasa, 20 Juli 2021

Surat Dari Jaman Corona Covid 19 ( Ice Time Capsule )

Madiun, 20 Juli 2021

Kepada kalian semua yang lahir di masa depan maupun setelah tahun 2021. Saya cuma mau sedikit bercerita tentang susahnya jaman corona covid 19 ini. Banyak sekali tangis air mata baik yang terlihat maupun tidak terlihat. Memang ini suatu bencana, tidak tau darimana asal pastinya. Bisa dari alam bisa juga buatan manusia jahat. Kami yang hidup di jaman corona ini, berjuang sekuat tenaga untuk bertahan hidup bagaimanapun caranya. Walau pun pekerjaan susah didapat karena banyak perusahaan bangkrut dan gulung tikar, pengangguran begitu membludak, pengusaha pun juga demikian makin hari makin jatuh, sama-sama susah sekarang ini. Tempat-tempat ibadah makin sepi, banyak orang-orang meninggal.

***

Saya saat ini hanya bisa berharap kepada Allah SWT agar saya dan keluarga diberikan kesehatan dan keselamatan serta rezeki yang cukup dalam menghadapi bencana corona ini.

***

Melalui surat ini saya mau menyampaikan kepada kalian semua yang hidup di masa depan, kalian harus belajar dari bencana corona ini. Giatkanlah bercocok tanam, makanan pokok, sayur-sayuran, dan tanaman bermanfaat lainnya. Sayangilah alam agar menyediakan sumber makanan. Saya yakin menjelang satu dekade pasti akan ada bencana, entah itu dari alam maupun buatan manusia, seperti di tahun 1999-2001 dan sekarang 2019-2021 dan tak tau sampai kapan bencana corona covid 19 ini akan berakhir.

***

Saya ucapkan selamat kepada kalian yang hidup dimasa depan, bijaklah dalam mengelola alam ini. Jika kalian penasaran dengan saya, ini kontak email saya bayuwisono21@gmail.com. Jika kalian berkenan mengirim surat perkenalan, saya dengan senang hati akan membalasnya. Jika saya tidak membalasnya berarti saya sudah tidak ada di dunia ini.

Salam saya dari tahun 2021

Bayu Wisono

Sabtu, 17 Juli 2021

Ketika Rumah Terkepung Tembok Tetangga



Ya memang tak bisa dipungkiri banyak tetangga yang suka mencari gara-gara dan ingin menang sendiri. Dengan cara apapun mereka akan lakukan untuk mengusik kita dan merusak tatanan yang sudah ada. 

***

Salah satunya dengan mendirikan tembok penghalang. Jadinya kita tidak bisa lewat situ. Padahal jalan itu sudah menjadi jalan umum sejak dulu kala. Kenapa baru membangun tembok sekarang. Harusnya kalau memang penting dari dulu sudah ada mediasi antara kedua belah pihak untuk membangun tembok itu. Jadi tidak ada pihak yang dirugikan.

***

Jangan main bangun seenaknya saja. Kalau itu sih namanya cari gara-gara. Tapi sebagai manusia yang beradab kita tidak boleh main anarkis, sebaiknya melaporkan kepada RT setempat untuk menengahi. Boleh juga melaporkan kepada polisi setempat agar dicarikan jalan keluar. Setelah semuanya sepakat , jangan lupa untuk membuat perjanjian hitam di atas putih agar tidak ada pihak yang melanggar kesepakatan.

Senin, 05 Juli 2021

Negara Sedang Sakit

Negara ibarat tubuh manusia, uang adalah darahnya. Jika peredaran darah manusia tidak lancar tubuh akan sakit, timbul banyak penyakit. Seperti saat pandemi seperti ini, peredaran uang tidak lancar rakyat kecil lah yang menjadi korbannya. Tidak bisa dapat uang, karena ruang gerak terbatas. Dan setelah itu tidak tau lagi apa yang akan terjadi.

***

Saat ini uang hanya berhenti kepada orang-orang kelas atas, seperti pejabat, artis, bos-bos besar, youtuber papan atas, dll. Hanya sebagian kecil saja uang yang mengalir pada rakyat kecil biasa. Ya mau bagaimana lagi, yang pasti harus bersabar dan mencoba bertahan.

***

Tidak ada lagi yang bisa diharapkan kecuali meminta rezeki kepada Allah SWT. Pabrik-pabrik pada bangkrut, Mall-mall pada bangkrut, umkm di ambang kebangkrutan karena daya beli rakyat makin rendah. Hanya Allah SWT lah yang maha kaya yang bisa menjadi penolong kita. 

Jumat, 02 Juli 2021

Memberdayakan Drone Untuk Mengirim Sembako Kala Pandemi Covid Saat Ini

Saat pandemi covid 19 sekarang ini, sangat beresiko kalau sering bertemu orang. Kontak langsung bisa dengan mudah tertular. Tapi diluar sana banyak orang-orang yang kelaparan butuh bantuan. Tidak bisa kalau harus ditemui satu per satu untuk diberikan bantuan maupun sembako. Apalagi menyuruh mereka berkerumun antri sembako. Sama saja memperbanyak penularan virus covidnya.

***

Andai saja pemerintah mempunyai banyak drone-drone canggih. Drone inilah yang akan menggantikan tugas tim sar dalam mengantarkan bantuan langsung ke lokasi tiap-tiap rumah warga yang membutuhkan. Juga memantau situasi terkini. Drone canggih yang dilengkapi dengan tangan robotic, speker input output, lampu sorot led, anti air, camera hd, mampu membawa beban berat 500 kg, tahan benturan, serta fitur canggih lainnya.

***

Dengan kontrol jarak jauh, serta terbang dengan bebas dan mampu melewati segala hambatan. Tugas tim sar pun terasa lebih ringan. Tidak ada lagi kontak langsung dengan penderita covid. Drone-drone yang kembali ke pangkalan tinggal di semprot dengan desinfectan agar terjamin kebersihannya dari virus yang menempel. Bantuan sembako pun bisa merata dimana pun. Jarak tidak lagi menjadi hambatan. Semoga saja ide ini bisa menjadi kenyataan di masa mendatang.

Kamis, 01 Juli 2021

Suatu Hari Nanti Akan Ada Hari Covid Sedunia

Covid 19 saat ini telah menghancurkan seluruh dunia secara halus dan perlahan. Tidak tau kapan bencana ini akan berakhir. Menebarkan ketakutan yang luar biasa. Penyakit-penyakit lain pun jadi tidak kebagian tempat untuk meneror. Sudah banyak orang-orang diseluruh dunia yang meninggal. Mereka semua yang meninggal berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat, artis, tenaga medis, dokter, pedagang, maupun rakyat biasa. Sektor ekonomi pada lumpuh perlahan tapi pasti, mulai dari pengusaha, pedagang, pabrik, pariwisata, hotel, gym, cafe, restoran, dll.

***

Tapi ditengah bencana ini banyak para surviver yang punya semangat tinggi dalam bertahan hidup. Entah bagaimana caranya, ada yang tetap bekerja, ada yang berdoa, ada juga yang melakukan keduanya. Saya pun sebenarnya juga prihatin melihat keadaan ini, tetapi apa daya saya cuma manusia biasa. Dagangan saya pun juga lagi sepi, mau melamar pekerjaan lagi masih ribet suasananya. Hanya doa yang bisa saya panjatkan kepada Allah SWT yang maha kuasa, agar saya, keluarga saya, dan teman baik saya selalu mendapat kekuatan, kesehatan yang melimpah, dan juga rezeki yang melimpah. Juga agar bencana virus ini bisa segera hilang dari muka bumi ini dalam waktu dekat ini.

***

Untuk para teman-teman, saudara-saudara, dan orang-orang yang telah mendahului kita karena terjangkit virus covid 19, semoga mereka semua diberi tempat yang layak disisi Allah SWT dan diampuni dosa-dosanya. Untuk mengurangi ketakutan, lebih baik jangan sering-sering melihat berita baik di tv maupun smartphone. Lebih baik kita melihat pepohonan dan alam sekitar sambil berdoa. Agar otak dan imun kita lebih fres. Dan saya yakin suatu hari nanti akan ada hari peringatan covid 19 sedunia untuk mengenang bencana besar ini. Salam sehat selalu dan semangat untuk kita semua. See u next time. 

Selasa, 08 Juni 2021

Posisi Jam Dinding Rumah

Jam dinding dirumah kita, akan selalu jadi sorotan tamu dan orang sekitar yang lewat. Saat tamu datang berkunjung, dia jadi tahu akan pulang jam berapa nanti. Jadinya lebih santai dalam bertamu, tidak gelisah dan tidak terburu-buru mau pulang. 

***

Posisi jam dinding tidak bisa dianggap remeh. Saya sarankan untuk menempatkan jam dindingnya diruang tamu. Soalnya diruang tamu pasti sering digunakan lalu lalang. Walaupun seharusnya jam dinding dirumah harus lebih dari satu. Satu diruang tamu, satu diruang tengah, satu lagi dikamar tidur.

***

Dengan begitu kita jadi bisa mengatur waktu lebih detail lagi. Dan pastinya semua berjalan on time tidak terlambat lagi dalam melakukan aktivitas. Dalam memilih jam dinding pun usahakan yang angkanya besar dan jelas untuk dilihat, jangan yang titik-titik atau garis strip sebagai pengganti angkanya. Jam dinding yang bagus dan angkanya yang terlihat jelas, akan memberikan kepuasan bagi yang melihatnya. Karena penunjukkan waktu lebih tepat dan jelas.

Sabtu, 08 Mei 2021

Dahi (Jidat) Bocor Alus Sering Keluar Keringat

Kadang malu juga kalau muka kita banjir keringat disaat yang tidak tepat. Seperti saat briefing dikantor, rapat penting, sholat berjamaah dimasjid, dan juga acara sosial lainnya. Jelas ada rasa malu karena dianggap aneh oleh orang-orang sekitar. Saya pun mengalami kondisi tersebut sampai sekarang. Tetapi tidak separah dulu karena saya belajar mengendalikannya. Dan sumber keringatnya itu pada dahi. Katanya sih itu penyakit hyperhidrosis yang merupakan penyakit bawaan keturunan. Saat tubuh merasa tidak nyaman dengan keadaan sekitar, seperti takut, grogi, tegang, terganggu, kepanasan, kepedesan dll. Muka pasti langsung banjir keringat.

***

Dulu waktu masih bekerja dikantor, saat briefing pagi pasti keringat keluar dari dahi membanjiri muka saya. Jadinya saya malu sendiri dilihati teman-teman kantor, banyak juga yang mengolok-olok keanehan kondisi saya saat itu. Saya sempat down terpuruk sendiri meratapi nasib, tetapi lama-lama saya mencari solusinya untuk meminimalisir kondisi saya tersebut. 

***

Akhirnya saya membuat metode sendiri mengatasi kondisi tersebut. Dengan cara puasa pagi sebentar mulai bangun tidur sampai selesai briefing di kantor. Setelah selesai briefing jam 8 pagi, saya baru sarapan dikantor. Sarapannya pun tidak pakai nasi, cuma 2 butir telur rebus pakai garam sudah cukup bagi saya. Selain itu kalau briefing di kantor saya memilih posisi yang belakang, agar lebih rilek dan santai. Dan hasilnya keringat di muka saya bisa diminimalisir. Dan selama bekerja saya selalu menerapkan metode tersebut. 

***

Tidak lupa saya selalu membawa deker pergelangan tangan berwarna biru tua yang biasa digunakan orang-orang buat main tenis atau badminton. Deker itu saya gunakan buat pengganti sapu tangan. Dengan teksturnya yang seperti handuk sangat praktis menurut saya. Karena dari segi ukuran lebih pas disaku dan tidak perlu dilipat-lipat. Kalau darurat keringat mulai membanjiri muka saya, deker itulah yang bertugas mengelap muka saya sampai kering.

Jumat, 23 April 2021

BELI LAGI

Semua orang pasti punya barang kesayangan atau barang berharga, seperti HP, motor, mobil, jam tangan, gitar, sepatu, televisi dll. Tetapi kadang barang-barang itu bisa hilang meninggalkan kita kapan saja. Entah itu karena rusak, dicuri orang, dijual karena butuh uang, dsb. Saat barang berharga kesayangan kita hilang atau dicuri orang, memang rasanya sedih banget campur pusing, rasa tidak rela akan mengganjal terus di hati dalam waktu yang lama.

***

Ya sudahlah tidak usah disesali dalam-dalam pusing berkepanjangan, karena semua itu hanya titipan Allah SWT saja. Mungkin salah kita juga yang tidak bisa menjaga barang berharga itu. Menganggap keamanannya sepele, tidak ada yang mengincar. Lha terus bagaimana kalau sudah terlanjur hilang ??? Ya Beli Lagi, kalau ada uang lebih. Kalau belum ada uang, ya bersabar dulu. 

***

Memang kalau beli lagi hasilnya tidak akan sama dengan barang yang lama. Bisa lebih bagus atau malah makin jelek. Tetapi setidaknya bisa menggantikan barang lama yang hilang. Maka dari itu jangan menyepelekan barang apapun yang kita punya, harus dijaga sepenuh hati. Kalau ada barang yang hilang kita juga yang repot, mau pinjam siapa. Ya kan ???

Sabtu, 03 April 2021

Pengalaman Saya Suka Duka Kerja Di Kantoran

Siapa sih yang nggak pengen kerja kantoran, saya yakin pasti banyak yang mau. Berangkat kerja rapi, bersih, wangi, dan berwibawa. Tetangga yang melihat pasti segan. Kerjanya enak diruangan ber AC, tidak kotor-kotor, dilengkapi meja kursi beserta satu set komputer untuk tiap karyawan. Tapi dibalik itu semua ada suka dukanya.

***

Alhamdulillah saya dulu mendapat kesempatan dari Allah SWT untuk bekerja di sebuah kantor anak perusahaan ternama di indonesia. Mulai dari magang sampai PKWT. Waktu itu saya beruntung bisa lolos tes gambar desain. Dan bisa bekerja mengikuti alur. Waktu pertama kali masuk suasana kantor, pengennya saya mengakrabi semua orang disitu. Tapi ternyata tidak bisa, di dalam kantor ternyata terbentuk suatu kasta. Jabatan dan status sosial adalah hal utama yang membatasi suatu keakraban di kantor. Kecuali bagi seorang penjilat batasan itu tidak berlaku.

***

Sukanya kerja di kantoran itu :

  1. Bersih, rapi, wangi, berwibawa
  2. Tidak kotor-kotor
  3. Disegani tetangga
  4. Tempat kerja nyaman gaji oke
  5. Bisa kerja sambil nyantai
  6. Bisa kerja sambil ngemil
  7. Bisa kerja sambil sandalan
  8. Sholat tinggal sholat
  9. Banyak jama'ah sholat
  10. Sholat jumat di masjid kantor
  11. Kalau sore hari bisa order makanan rame-rame bersama teman-teman kantor.
  12. Hari terasa cepat berlalu
  13. Weekend libur bisa piknik
  14. Serasa orang penting
  15. Bisa mp3 an sambil kerja
  16. Bisa ngobrolin berita yang lagi viral bersama teman-teman kiri kanan
  17. Kalau ada piknik bersama di kantor juga enak, terutama yang sudah berkeluarga
  18. Sering dapat bonus 2x gaji kalau rame orderan
  19. Buka bersama saat puasa pasti mewah
  20. THR dan Parsel yang mewah
  21. Pulang kerja bisa langsung mampir ke rumah temen, ke mall, ke angkringan

***

Dukanya kerja di kantoran itu :

  1. Sikut menyikut secara halus antar sesama karyawan
  2. Banyak provokator pengadu domba
  3. Banyak orang nyinyir, skill bicara lebih di utamakan
  4. Gaya hidup mewah
  5. Ketidakadilan banyak terlihat
  6. Yang belum menikah dianggap hina
  7. Berebut jatah pekerjaan atau jobdesk
  8. Yang punya bekingan atasan lebih aman dan kebal hukum perusahaan
  9. Banyak kecurangan yang dilakukan oleh atasan seperti supervisor dan manager untuk menyingkirkan seorang karyawan yang tidak disukainya. Karena mereka berdua adalah pemegang kekuasaan penuh pembagian jobdesk.

Kasusnya :

Saya sebagai karyawan yang masih pkwt sudah semestinya dan hak saya mendapat jatah jobdesk harian dari supervisor. Tapi supervisor malah menimbun jobdesk-jobdesk yang menjadi hak saya, dan parahnya kadang malah diberikan ke karyawan lain yang merupakan teman dekatnya. Jadi seolah-olah saya tidak mengerjakan apa-apa, dan saya jadi ngemis-ngemis pekerjaan ke supervisor itu. Kalau pun dikasih jobdesk, pekerjaan saya masih ditumpuk dimeja belum di acc sama si manager dengan alasan sibuk. Dan jelas sekali yang rugi saya, karena pekerjaan belum di acc dan tidak masuk setoran laporan bulanan. Kerja saya kesannya jadi jelek di mata HRD. Padahal mereka yang membuat kinerja saya seperti ini. Dan HRD pun langsung menindak dengan memutasi saya ke tempat lain yang lebih tidak nyaman tanpa mengonfirmasi langsung ke saya. Saya pun tak punya kuasa untuk melawan kecurangan mereka si supervisor dan si manager tersebut. 

***

Seiring dengan kasus diatas yang saya alami dan juga perekrutan karyawan baru dengan sistem yang makin kotor, saya pun makin muak. Tiga bulan virus covid 19 berjalan saya pun memutuskan risen dari anak perusahaan itu. Dengan memberi karma balasan pada perusahaan tersebut. Jika masih menjalankan sistem yang kotor, curang dan sombong, biar hancur sampai ketulang-tulangnya. 

Rabu, 31 Maret 2021

Kerja Kasar Dengan Gaji Besar Itu Lumrah ( Biasa ), Jangan Terlalu Bangga

Saya yakin dimana pun tempatnya pasti akan ada orang-orang yang membanggakan pekerjaannya agar memperoleh pujian dari orang-orang sekitar. Bahkan pekerjaan yang kasar pun tidak mau ketinggalan untuk dibanggakan contohnya seperti kuli panggul, cleaning servis, tukang kebun, buruh pabrik dsb. Bagi mereka yang penting kerja, kerja dan kerja, tidak peduli dengan tenaga yang di keluarkan, hari libur yang sedikit yang penting mereka dapat gaji besar dan bisa di banggakan kepada pengangguran atau orang yang baru kena PHK. 

***

Ya menurut saya seharusnya mereka ngaca, tidak perlu membanggakan pekerjaan yang sengsara itu. Walaupun dapat gaji besar, itu sudah lumrah atau biasa, karena konsekuensinya harus menjual banyak waktu dan tenaga pada pekerjaan itu. Jangan lalu mengolok-ngolok orang yang pengangguran atau yang lagi kena PHK dengan alasan pemalas tidak mau kerja keras. Mungkin mereka punya rencana dan pilihan tersendiri.

***

Bukankah setiap orang punya hak memilih suatu pekerjaan yang mereka sukai, yang membuat mereka nyaman dan bangga dalam menjalaninya. Bukan asal yang penting kerja, itu omongan orang dungu yang tidak paham filosofi sawang sinawang menurut saya. Janganlah kita saling mengolok-olok pilihan masing-masing. Memang sebagai manusia berpendidikan kalau bisa ya memilih pekerjaan yang sesuai dengan pendidikan kita, jangan asal kerja saja. Kecuali kalau sudah putus asa ya silahkan saja memilih kerja yang sengsara asal dapat uang bulanannya.

Kamis, 18 Februari 2021

Sandal Ku Eiger


Ini adalah sebuah kisah tentang sandal yang setia menemani saya sejak saya bekerja di warnet, terus bekerja di kantoran, dan sampai jadi pengangguran lagi untuk saat ini. Sepasang sandal eiger bermotif seperti batik kluwer-kluwer berwarna silver, belinya sekitar tahun 2014 an. Saat itu saya ingin banget beli sandal yang multy fungsi. Bisa dipakai dimana saja, kapan saja dalam acara apapun. Sebelum beli sandal eiger, saya punya sandal kulit yang KW harganya murah sekitar 80 ribuan. Enak sih dipakai tapi licin banget bagian bawahnya kalau buat jalan di lantai keramik. Dulu pernah waktu ke konter hp hampir kepeleset pakai sandal kulit KW itu. Untung saja saya lincah jadi bisa seimbang. Andai saja kalau terpeleset pasti malunya membekas selamanya.

***

Sejak insiden hampir kepeleset itu, saya memutuskan mau membeli sandal yang anti selip. Saat gajian diwarnet sudah cair, waktu itu gajinya sekitar 500 ribuan. Saya mengajak teman ke  toko eiger di kota saya. Disana saya milih sandal yang cocok buat saya. Kebetulan pas saat itu tinggal satu model sandal saja yang tersisa. Terus saya lihat dan coba disana. Ternyata memang benar-benar anti selip dan berkualitas bahannya. Saya pun membelinya seharga 150 ribu.

***

Saat bekerja diwarnet saya pakai, tapi setelah sampai disana saya ganti sandal jepit. Ya maksudnya biar awet, pulangnya baru saya pakai lagi. Saat mampir ke mall jadi lebih pede dan yang pasti anti kepeleset. Segala medan saya lalui dengan sandal eiger ini, mulai dari mendaki gunung walau agak lecet kaki saya, dan juga batuan besar sungai ditempat wisata. Waktu hangout atau dolan bareng temen pun sandal eiger ini selalu menemani saya, sampai sekarang ini. Terima kasih teman atas jasa-jasa mu menemani langkahku.

Baru Kali ini Saya Membenci Hujan

Dulu hujan masih sangat menyenangkan penuh ketenangan dan kesejukan. Itu saat sebelum pandemi covid 19 melanda. Tetapi yang saya rasakan sekarang ini hujan beserta cuaca yang mendung terus menerus membuat suasana menjadi suram. Saya yakin banyak yang mengalaminya. 

***

Gimana nggak suram lha pemasukan uang aja tidak ada, banyak pengangguran. Mendung-mendung cucian pada nggak kering, banjir dimana-mana, banyak perut yang lapar, emosi meledak-ledak seperti panen masalah saja tahun 2021 ini. 

***

Belum lagi tanaman yang saya tanam jadi mati gara-gara nggak kena sinar matahari. Marah tapi percuma karena memang sudah takdir dari sang pencipta.

Minggu, 31 Januari 2021

Lebaran Terindah Di Langit Biru Kebebasan

Ini sebuah cerita dalam mimpi saya, sebuah momen lebaran di kampung langit biru kebebasan yang berbahagia buat semua makhluk. Suasananya mirip tahun 90an, tapi dalam mimpi keadaan saya di usia yang sekarang sama seperti didunia nyata. Tapi tempatnya pun berbeda dengan yang sekarang, lebih makmur dan sejahtera dengan suasana jaman dulu tahun 90an. Pagi itu takbir berkumandang dimana-mana melalui speaker-speaker masjid, dengan langit biru cerah dihiasi awan-awan putih. Orang-orang semua bersuka ria ke masjid untuk sholat ied. Setelah sholat ied, semua orang pulang ke rumah masing-masing. Hari itu tidak ada lagi rasa kesombongan, rasa sedih, rasa iri dengki, rasa saling mengejek, rasa dendam, kebencian, kekurangan uang, kesepian, kesakitan, dll. Yang ada hanya rasa bahagia, penuh kerukunan, harta melimpah, makanan melimpah, kesehatan juga berlimpah. 

***

Dikampung-kampung banyak terdengar lagu-lagu gambus jadul 90an yang menggema lewat speaker, menambah khusuk suasana lebaran saat itu. Disitu saya punya rumah yang mewah tapi sederhana, didepannya ada sebuah ayunan. Dengan halaman yang lumayan luas dan beberapa pohon mangga serta jambu mete. Sehabis sungkeman bersama keluarga besar, jam 8 pagi dirumah saya, kami sekeluarga makan-makan hidangan lebaran yang enak-enak. Kucing-kucing saya juga kebagian jatah makanan yang enak-enak itu. Makan sepuasnya karena tidak ada lagi kekurangan baik uang maupun makanan. Anak-anak dan keponakan pada bersuka ria bermain ayunan didepan rumah sambil bersendau gurau.

***

Jam 9 pagi saya dan keluarga besar, keliling bersilaturahmi ke rumah tetangga-tetangga. Mereka menyambut dengan baik kedatangan kami, di suasana itu tidak ada lagi saling hina dan merendahkan satu sama lain, semua rukun dan damai. Membahas hal-hal yang menarik dan menyenangkan

***

Setelah bersilaturahmi keliling kampung, dilapangan kampung ada pelepasan banyak balon kecil warna-warni. Di dalam setiap balon-balon itu terdapat uang seratus ribu rupiah buat hadiah orang-orang yang menemukannya nanti. Indah sekali suasana saat itu balon warna-warni yang beterbangan menghiasi pemandangan langit biru yang cerah, sungguh sangat menghibur siapa saja yang melihatnya saat itu. Langit yang penuh balon warna-warni terlihat dari banyak tempat. Semua kampung terhibur, baik yang tua, muda, maupun anak kecil. Tidak ada lagi kesedihan yang mengganjal hati siapa pun. Selain itu ada juga balon gasnya yang bisa disewa saat itu. Hari itu siang, sore, dan malam pun penuh dengan keceriaan yang tiada habisnya.  

Kamis, 21 Januari 2021

Saya Jual Perangko / Prangko Bekas Lawas Tahun 80an

Saya jual benda bersejarah dari masa lalu berupa perangko / prangko bekas tahun 80an. Satu perangko / prangko saya jual dengan harga 5 juta. Kalau berminat hubungi saja 0895410868360.










Jumat, 15 Januari 2021

Setoples Stik Talas

Hujan cukup deras sore ini, saya duduk di kamar sambil melihat air hujan yang turun mengalir deras melewati genting kaca diatas rumah. Sambil merenungi nasib jadi pengangguran lagi saat ini. Sore ini hanya ditemani setoples stik talas kesukaan saya, dengan dicampur sedikit royco rasa sapi biar makin gurih. Ya walau pun jadi pengangguran lagi harus tetap bersyukur masih diberikan rezeki oleh Allah SWT dari arah yang tidak saya duga, dan juga diberikan kesehatan untuk saya dan keluarga saya.

***

Nikmat sekali menikmati hujan turun sambil ngemil setoples stik talas. Tak terasa sudah habis setengah toples. Bersyukur saya masih bisa ngemil dengan rakus. Saya tau diluar sana banyak yang kekurangan makanan, akibat dampak covid 19.

***

Hanya sabar, berdoa serta berusaha sewajarnya. Itu yang bisa kita lakukan saat ini menghadapi wabah covid 19. Semoga wabah covid 19 ini cepat berakhir dan semua kembali normal, roda perekonomian juga normal. Amin ya rabbal alamin.

Sabtu, 09 Januari 2021

Peran Penting Poster Tentang Pencegahan Corona Covid 19 Untuk Tempat Usaha


Saat ini orang-orang pada takut keluar rumah lagi karena virus corona pun bisa berevolusi menjadi lebih ganas dari sebelumnya. Sudah pasti itu akan berdampak besar buat para pelaku usaha seperti warung, cafe, warnet, gym dsb. Omset akan menurun drastis karena tidak adanya pengunjung karena takut di tempat usaha itu ada virus corona nya.

***

Saya sarankan untuk para owner usaha baik itu warung, cafe, warnet, gym dsb agar memasang poster pencegahan virus corona di pintu masuk, maupun di beberapa dinding dalam ruangan. Tujuannya supaya mengingatkan pengunjung akan pesan-pesan positif dalam menjaga kesehatan agar terhindar dari virus corona covid 19, selain menyiapkan tempat cuci tangan dan hand sanitizer juga.

***

Dengan kita sebagai owner memasang poster tentang pencegahan virus corona pengunjung akan lebih respect ke kita, karena kita sebagai owner peduli terhadap kesehatan pelanggan atau pengunjung. Dengan begitu pasti tempat usaha kita insa Allah akan ramai terus di tengah pandemi virus corona covid 19 saat ini. Dan bisa bertahan sampai wabah virus ini berakhir. Amin ya rabbal alamin. See u next time.

Jumat, 08 Januari 2021

Pentingnya Hitam Di Atas Putih

Saat ini dimana-mana banyak terjadi kekisruhan atau konflik berkepanjangan gara-gara masalah sepele, dan itu banyak terjadi antara sesama saudara, teman, tetangga, dll. Seperti masalah hutang piutang yang menyebabkan konflik berkepanjangan sesama teman, masalah pohon tetangga yang roboh menimpa rumah tetangga dekatnya karena tidak ditebang tapi tidak mau ganti rugi saat menimpa rumah tetangga lainnya, akhirnya jadi konflik berkepanjangan juga.

***

Untuk itulah diperlukannya perjanjian hitam di atas putih atau maksudnya surat perjanjian. Surat itu dibuat untuk menanggulangi kekisruhan atau konflik seperti di atas. Dengan melibatkan kedua belah pihak dan juga RT setempat sebagai saksi. Dengan konsekuensi jika ada yang melanggar perjanjian akan di kenai sangsi hukum sesuai yang berlaku.

***

Dengan begitu kedua belah pihak tidak ada lagi yang dirugikan atau yang merugikan. Hutang piutang jadi lebih aman, kekisruhan atau konflik apapun dapat teratasi tanpa kekerasan. Semua pihak bisa tenang.

Senin, 04 Januari 2021

Mimpi Ikut Perang Jihad

Tadi malam saya bermimpi, saat itu dalam mimpi saya, saya berkumpul bersama teman-teman. Mereka yang saya kenal dari sekolah SMK bahkan banyak yang dari teman kerja saya dulu. Tiba-tiba ada segrombolan preman mengganggu saya. Saya pun melawannya, tapi mereka tidak terima dan memanggil banyak teman-teman yang juga preman. 

***

Saat itu keadaan menjadi kacau, beberapa teman saya juga ikut berkelahi melawan preman-preman itu. Sampai kerusuhan pun meluas, para polisi dan tentara pun berjaga-jaga di jalan raya. Saya pulang melewati mereka. Tujuan saya pulang ke rumah untuk mengambil senjata dan ganti sepatu yang anti slip. Setelah sampai rumah, saya mengambil dua tongkat kayu panjang dan ganti sepatu. 

***

Saya pun kembali jalan kaki berpatroli menuju jalan, saat lewat jalan kampung saya, orang-orang pada membuat portal dari bambu untuk menutup jalan dan berjaga di pinggirnya. Saya lewat situ dengan membawa dua tongkat kayu. Dalam mimpi saya terlihat banyak sekali ormas islam berbaju putih memenuhi jalanan. Serta mereka sholat berjama'ah dijalan. Saya pun ikut melihat dan menjaga mereka dari jauh bersama beberapa orang-orang kampung. Setelah itu kerusuhan pun hilang, keadaan kembali normal. Semua orang pulang ke rumah masing-masing termasuk saya. Tidak nampak lagi para preman-preman perusuh tadi yang jumlahnya banyak sekali.