Minggu, 13 Januari 2019

Jam Dinding Tua Kenangan


Detak jam malam ini mengingatkan saya pada jam dinding tua saya dulu. Jam dinding tua itu saksi bisu suka dan duka keluarga saya. Jaman listrik belum bisa pasang, tv belum punya, cuma ada radio yang menemani.

***

Di malam yang sunyi dia terus berdetak, sampai pagi membangunkan saya untuk sekolah. Dan akhirnya lambat laun waktu juga yang telah menghentikan detak mesinnya.

***

Bapak saya mencoba memperbaikinya, bisa berdetak kembali tapi baru seminggu udah mati lagi. Mungkin saking tuanya. Dulu belinya waktu saya masih TK. Beli dipasar besar barengan sama kompor minyak, sama mainan mobil jeep saya. Dua-duanya sudah hancur duluan sebelum jam dinding tua itu. Semoga saya bisa dapat jam dinding yang mirip seperti itu juga, jelas dipandang angka-angkanya. Oke sekian dulu ya, see u next time.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar